SIARAN PERS

“PERINGATI HARI PURBAKALA KE-113, BPK ACEH LUNCURKAN LOMBA FOTO CAGAR BUDAYA ACEH 2026”

Banda Aceh, 14 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Purbakala ke-113, Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh secara resmi meluncurkan Lomba Foto Cagar Budaya Aceh 2026 pada Minggu (14/6). Kegiatan ini ditujukan bagi pelajar, mahasiswa, komunitas fotografi, komunitas sejarah dan budaya, serta masyarakat umum dari seluruh Indonesia sebagai upaya meningkatkan partisipasi publik dalam pelestarian cagar budaya melalui media fotografi dan platform digital.


Mengusung tema “Menemukan Masa Lalu, Menginspirasi Masa Depan”, lomba ini mengajak masyarakat untuk melihat cagar budaya tidak hanya sebagai peninggalan sejarah, tetapi juga sebagai sumber inspirasi yang relevan bagi kehidupan masa kini dan masa depan. Melalui karya fotografi, peserta diharapkan mampu merekam, mengapresiasi, dan menyebarluaskan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam berbagai situs, bangunan, tradisi, maupun aktivitas pelestarian budaya di Aceh.
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh, Piet Rusdi, S.Sos. menyampaikan bahwa peringatan Hari Purbakala ke-113 menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian warisan budaya.


“Pelestarian cagar budaya tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, terutama generasi muda. Melalui fotografi, kami ingin mengajak publik untuk mengenali, mencintai, dan ikut menjaga warisan budaya yang menjadi bagian dari identitas bangsa,” ujarnya.
Lomba Foto Cagar Budaya Aceh 2026 akan berlangsung mulai 14 Juni hingga 31 Juli 2026. Peserta dapat mengirimkan maksimal tiga karya foto yang diambil di wilayah Aceh dengan objek berupa cagar budaya, objek diduga cagar budaya, situs sejarah, bangunan bersejarah, aktivitas pelestarian budaya, maupun tradisi yang berkaitan dengan cagar budaya.


Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan dapat menghasilkan dokumentasi visual yang berkualitas sebagai basis data budaya, media edukasi, dan sarana promosi kebudayaan Aceh kepada masyarakat yang lebih luas. Karya-karya terbaik nantinya akan dipamerkan kepada publik pada rangkaian kegiatan pengumuman pemenang yang direncanakan berlangsung pada 17 Agustus 2026.
Panitia menargetkan sedikitnya 150 peserta dan lebih dari 400 karya foto terkumpul selama periode lomba. Penilaian akan dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari fotografer professional dari Aceh seperti Frans Delian, Chaideer Mahyuddin, serta fotografer ahli cagar budaya Dwi Prasetyo Budi Santosa ( Dwi Oblo) dengan mempertimbangkan kesesuaian tema, kreativitas, teknik fotografi, serta kekuatan narasi atau caption yang menyertai foto.


Melalui kegiatan ini, Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam upaya pelestarian budaya dan menjadikan warisan budaya sebagai sumber inspirasi, kebanggaan, sekaligus identitas yang harus dijaga bersama.
Informasi lengkap mengenai ketentuan lomba dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui kanal resmi Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh atau
melalui link Link Petunjuk Teknis Lomba: https://bit.ly/TeknisLombaCB.
Sedangkan untuk pendaftaran melalui link: : https://bit.ly/Lomba-Foto-CB-Aceh.

Tentang Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh


Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh merupakan unit pelaksana teknis Kementerian Kebudayaan yang memiliki tugas melaksanakan pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan promosi kebudayaan, termasuk pelestarian cagar budaya sebagai bagian penting dari identitas dan kekayaan budaya bangsa.
Kontak Media:


Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh
Email: bpkwilayah1@gmail.com
Telepon/WA: 0811-6881-2022
Instagram: @bp_kebudayaan_aceh

Leave a comment